Sabtu, 23 November 2013

anger ... angry

coba kita perhatikan ... !
kata ' anger ' artinya marah
ketika ditambahkan 1 huruf di depannya dengan ' d ' menjadi ' danger ' artinya bahaya

bila demikian apakah marah tidak diperbolehkan untuk anak-anak Tuhan ?
bila demikian apakah marah itu berarti dosa ?
bila demikian mengapa emosi 'marah' itu ada, Allah beri ?

yuk, sama-sama kita kaji hal ini

marah apakah = marah-marah ?
marah apakah = pemarah ?
marah apakah = dosa ?

marah bukan dosa, tapi marah dapat membuat orang jatuh dalam dosa.
bila tidak diolah dengan benar, maka memang sangat rentan membawa pada dosa, baik itu dosa perkataan, maupun perbuatan, dan juga pikiran.
mengerikan memang apa yang dapat orang lakukan dalam kondisi marah.
karenanya, perlu latihan untuk dapat mengendalikan bentuk emosi yang satu ini ... :D

apakah orang percaya boleh marah ?
jawabnya : boleh, asal yakin tidak membawa pada dosa. tantangannya adalah marah dengan tepat, pada orang yang tepat, dengan cara yang tepat, waktu yang tepat, dan alasan yang tepat.
jangan sampai, marah digunakan sebagai alat pelampiasan kekesalan, ketidakpuasan, dan juga pembalasan.

bedakan antara marah, marah-marah, dan pemarah.
marah, ada sebab yang jelas
marah-marah, sering kali tanpa alasan yang tidak jelas
pemarah, reaksi yang diberikan untuk banyak hal adalah marah, padahal bisa tidak dengan marah-marah.

nah, sekarang bagaimana dengan kita ?
boleh marah, tapi marah yang bagaimana ?

mintalah hikmat dan bijaklah ketika harus marah,
tanyakan lebih dahulu, pantaskah saya marah ?

selamat berefleksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar