Senin, 16 Desember 2024

Suatu masa di suatu saat

Tulisan di bawah tercipta pada masa jauh sebelum pertemuan ku dengannya.

Dapat dikatakan, tulisan ini adalah tulisan aku yang dulu ...


my heart ...

begitu banyak cerita tersimpan didalamnya


bila ia bagai lemari,

maka banyaklah laci di dalam dirinya


setiap laci adalah wakil dari sebuah cerita dalam hidup yang kujalani

setiap laci menyimpan kenangan tak terlupakan

tiap laci menyimpan memori yang menunggu untuk dikeluarkan

tiap laci memiliki warnanya sendiri

dan tak ada laci yang memiliki warna sama antara satu dengan yang lainnya


ada waktu dari tiap laci untuk terbuka

terkadang dengan paksaan kejadian, laci itu terbuka,

mengeluarkan tiap kenangan yang terlipat rapi

kenangan itu muncul tanpa memilih untuk teringat


ya ...

kenangan itu muncul dengan segera saat laci terbuka

demikian pula dengan kesedihan yang tersimpan didalamnya

bersamaan dengan keluarnya sejuta kenangan


sedih kembali terasa,

kala kenangan menyayat hati muncul dipermukaan


tak ada kunci lain tuk membukanya,

selain pertemuan dengan masa lalu di saat ini


tak ada lagi tempat persembunyian,

karena tak ada tanaman hati disekitar rasa


kelu menyerang lidah,

kala masa lalu muncul menjadi bagian dari masa kini,

dan membayangi masa depan


ribuan tanya kembali meluncur dan datang dalam jiwa


dimanakah pelabuhan ku ???

kapankah sampai di pelabuhan ku ???

siapakah teman tuk sampai di pelabuhan itu ???

berapa lama lagikah ku pergi menuju pelabuhan itu ???


apakah jalan menuju kesana bernama jalan kesedihan ???

apakah kapal menuju kesana bernama kesendirian ???

apakah teman menuju kesana bernama sepi ???


waktu-waktu ini kulewati dengan banyak tanya ...

keluhan hati terdalam tak terungkap ...

hanya dapat terkatakan dalam tangis ...

teman dalan sendiri adalah asa dan cita ...


cinta muncul dalam bentuknya yang lain...

yang hadir tuk memberi kekuatan dalam kelemahan...

yang hadir tuk memberi kelegaan dalam kesesakkan...

yang hadir tuk memberi kenyamanan dalam penerimaan tak bersyarat...

yang hadir tuk melindungi dalam badai hidup dengan kepastian penyertaan...

yang hadir bagai payung dalam menjalani hujan kesulitan hidup ini...

yang hadir bagai teman mengiringi perjalanan berbatu...


cinta yang muncul dalam kasih sejati,

yang membuka tangan menerima,

kala semua tangan menutup menolak...


kasihMu yang berikan kekuatan,

tuk dapat menjalani hari dengan tegar,

walau seringkali lelah itu terasa hingga tulang belulang...


thank You, LORD....Jesus....


Sabtu, 07 Desember 2024

kala - kelu - sendu

keluhan kala lidah kelu,

tawa kala cinta menyapa,

senyum kala gelak hati berbalas,

harapan merekah kala tampak jalan setapak.


salahkah bila kemudian rasa itu berkembang menjadi besar ??

mengapa semua tak tampak seperti yang kubayangkan ??


jeritan tak lagi membantu mengubah semua itu,

tangisanpun tak lagi menghasilkan apa pun.


yang ada hanya termenung,

membawanya pada awan yang berjalan perlahan.


akankah jawaban itu ku dapat ??

akankah jawaban itu kutemukan ??

akankah muncul harapan setelah apa yang terjadi ??


mengapa demikian sulit menemukan teman tuk berbagi yang tepat bagiku menurutNYA ??


dia yang ada kini, tak lagi dapat kumiliki.

dia yang ada kini, tak lagi dapat ku raih.


waktu berjalan pelan,

menorehkan banyak kenangan dan luka.


dalam waktu yang berjalan,

kudapati diriku yang terus membangun harapan akan adanya titik terang dari kedekatan ini.


salahkah bila kemudian aku menginginkannya untuk diriku ???

salahkah bila kemudian aku menginginkannya tuk melepaskan dia yang lain ???


ego kembali bergolak dan menjerit,

demikian juga gelak hati yang meminta dirinya tuk jadi milikku.


semakin berkembang rasa ini,

berkembang pula kerelaan tuk melepaskannya bagi dia yang lain.


bila kemudian sikap yang tak berani dia ambil adalah dengan tetap bersamanya,

maka tak ada kata lain yang dapat kukatakan pada diri ini selain,


...BERUSAHA DAN BERJUANGLAH 'TUK MELEPASKANNYA...


karena cinta tak harus memiliki,

maka belajarlah untuk melihat dia yang kita cintai berbahagia dengan yang lain....


sakit....

bagai ditikam sembilu,

bagai meminum brotowali.


aku memang harus belajar dari DIA yang karena demikian mencintai ku,

merelakan anakNYA tuk dicaci maki dan bahkan dibunuh.


ya....

membunuh perasaan tuk memilikinya bagi diriku sendiri,

dan mendorongnya tuk hidup bahagia dengan yang lain, yang memang membuatnya bahagia.


ku tak tahu,

akan sanggupkah melewati hari-hari ke depan dengan dia disekitarku,

yang begitu dekat,

namun demikian jauh.


GOD HELP ME...

'cause I know,

that I can't get through it by myself

.....I NEED YOU, LORD by my side .....


masa menangis tuk meratapi diri telah berlalu.

kini saatnya tuk berjuang memberi yang terbaik bagi yang tercinta.


I LOVE YOU


Rabu, 04 Desember 2024

Payungku ... Bersamaku

kala pagi pergi menghilang,

siang datang menjelang dan terus merambat naik,

dan tiba malam datang mengintip bersama dingin yang menyusup dalam relung hati.


ketika kesendirian tersadar dalam hening,

maka hanya ada aku dan dia pemilik nafas.


kemanakah penghuni jiwa pergi?

dimanakah kudapati penunggu relung jiwa?

kemanakah akan kucari untuk kudapatkan?


pencarian berlanjut tanpa batas dalam perjalanan tak berujung, 

bagai pengembara mencari perteduhan di padang gurun.

tak ada peneduh bagai payung bak teman dalam pengembaraan jiwa.


namun, dapat kulihat dengan jelas ...

payung itu tergantung pasti

payung itu jelas bersama

payung itu mengikuti perjalanan musafir


saat badai sepi menyengat dan memaksakan kehadirannya,

payung tetap ada memberi keteduhan 

payung tetap ada membawa ketenangan


dan tanya itu muncul ...

sampai kapan kau bersamaku ... payung?

akankah tetap bersamaku dalam gelap ... payung?


karena aku tahu ...

aku memerlukanmu untuk terus bersama,

aku memerlukanmu untuk terus menaungiku,

aku memerlukanmu untuk terus melindungiku,

aku memerlukanmu untuk terus meneguhkanku,

karena tanpamu, badai tak dapat kuhalau.


please ... stay with me

because I need YOU

Announcement

 


blog ini adalah 

pengganti 

dari 


blog 

Only by HIS grace


semua tulisan pada blog sebelumnya disatukan dalam blog ini

selamat menikmati

selamat memanjakan imaji


Jumat, 11 Oktober 2024

A New Beginning

Memulai kembali menulis apa yang terlintas dalam kepala dan juga hati.
Bukan hal yang mudah karena telah lama tidak melakukannya.

Sebuah kesenangan baru dimulai.
Merasakan kembali apa yang pernah dirasakan beberapa waktu lalu dalam penulisan.

Sebuah kemampuan dapat menjadi senjata bagi sang pemilik, namun perlu latihan rutin dan pengembangan berkala agar tidak lupa dan semakin tajam dalam penggunaannya.
Kuncinya terletak pada latihan rutin dan tekad yang kuat untuk sampai pada sebuah pencapaian maksimal.
Hal tersebut tidak hanya berlaku dalam olah raga dengan semua cabanya, namun juga olah rasa dan kemampuan.

Sebuah pengingat yang manis ketika masih diberi kesempatan untuk mengingat-teringat dan akhirnya memulai kembali.
Kesempatan datang, maka putuskan segera respon dan reaksi kita.

Membiarkan berlalu ... atau ... mengambilnya untuk mengembangkan diri.

Selamat memutuskan ...